Satwa Unik
Jul
9

Amfibi Unik Yang Sulit Ditemukan

Ichthyophis Bannanicus Orlov

Nama sesilia berasal dari bahasa Latin caecus (buta). Pemberian nama ini merujuk pada matanya yang kecil atau hampir tidak terlihat. Nama ini berasal dari nama taksonomis spesies pertama yang dideskripsikan oleh Carolus Linnaeus, yang diberi nama Caecilia tentaculata. Nama taksonomis ordo ini berasal dari bahasa Yunani gymnos: telanjang dan ophis: ular Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | 1 Comment »

Jun
22

Red-Eyed Treefrog

Red-Eyed Treefrog  yang punya nama ilmiah Agalychnis callidryas ini termasuk dalam keluarga Hylidae. Red-Eyed Treefrog  yang sudah dewasa panjangnya hanya sekitar 3 inci. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | 4 Comments »

Jun
14

Katak jadi obat

Para ilmuwan di Universitas Queen’s, Belfast, Irlandia Utara baru baru ini menemukan pengobatan untuk 70 penyakit utama dari katak dan kulit katak tertentu. Para ilmuwan itu kemudian memperoleh penghargaan untuk penemuan medis, the Medical Futures Innovation Awards, di London.

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Chris Shaw di Perguruan Tinggi Farmasi Queen’s itu menemukan dua jenis protein yang dapat mengatur bagaimana pembuluh darah tumbuh. Mereka mendapati bahwa protein dari jenis katak  tertentu (monkey frog) dapat menghambat pertumbuhan pembuluh darah dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor.

Profesor Shaw mengatakan bahwa kebanyakan sel tumor hanya dapat tumbuh sampai ukuran tertentu sebelum sel itu memerlukan pembuluh darah untuk tumbuh ke dalam tumor guna menyalurkan zat makanan dan zat oksigen yang amat penting. Dan dengan menghentikan pertumbuhan pembuluh darah akan mengurangi kemungkinan menyebarnya tumor dan bisa jadi akan membunuh tumor itu sendiri.

Tim ini juga menemukan bahwa katak jenis giant firebellied menghasilkan protein yang dapat merangsang pertumbuhan pembuluh darah dan dapat membantu penyembuhan pasien dari luka dan operasi secara lebih cepat. Penemuan ini berpotensi untuk merawat berbagai penyakit dan kondisi yang memerlukan pembuluh darah untuk pengobatan lebih cepat, seperti misalnya mengobati luka, transplantasi organ tubuh dan kerusakan akibat stroke atau penyakit jantung.

Alam menyimpan pemecahan atas berbagai masalah yang dihadapi manusia. Dan kita perlu berusaha untuk bisa menemukan pemecahan itu. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

May
20

Penurunan populasi amfibi karena jamur

Salah satu penyebab utama kepunahan hewan amfibi ternyata berupa jamur beracun yang berbahaya & bisa menginfeksi katak & salamander. Jamur ini menyebabkan penurunan populasi amfibi di dunia secara tajam. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Apr
28

Katak mini spesies baru lagi nih.. :)

Seorang ahli biologi Jepang telah menemukan spesies baru dari katak terkecil di dunia. Katak terkecil tersebut ditemukan di wilayah Malaysia yaitu di wilayah barat Sarawak Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Apr
13

Katak aneh pemakan segala..

Budgett’s frog, katak yang bisa mencapai umur hingga 5 tahun jika dipelihara dengan benar ini masih bersaudara dengan ornate horn frog. Katak ini adalah salah satu angota keluarga Leptodactylidae, Budgett’s frog bukan pelompat yang baik, tapi erenang yang jago. Katak ini sampe dikasih nama katak Freddie Kruger (tau dong siapa Freddie Kruger. Monster nyeremin di film Nightmare on Elm Street itu tuuu..) saking seremnya. Kok bisa? Ni katak hobi banget ngegigit orang :D

Katak Budgett adalah hewan predator yang sangat rakus. Katak ini akan memakan dan mencoba memakan apa aja yang bisa dikalahkan. Katak ini ngga sungkan sungkan menggigit tangan orang yang ngga hati hati waktu ngasih mereka makan. Jadi kalo mau ngasih makan ini katak kita kudu ekstra ati ati. Pernah digigit katak? Jangan salah lho, katak ini memiliki rahang yang sangat kuat yang dilengkapi dengan gigi tajam yang kaya mesin prosesor daging & walaupun gigitannya ga berbahaya, tapi lumayan bisa bikin meringis.. Hehe.. Walopun gitu, katak ini bergerak sangat lamban & kelihatan lesu kecuali jika diganggu. Kalo katak ini diganggu & ngerasa ketakutan, dia kaan membuka mulutnya lebar lebar, berteriak seperti suara kucing kesakitan & siap dalam posisi menyerang. Jangan lupa gigi giginya yang setajam silet itu ya.. Hehe.. Itu juga sebabnya kenapa katak ini harus dipelihara sendirian dalam terrarium. Sediakan terrarium yang berisi air setinggi beberapa inci & beri tanaman tanaman air yang mengapung.

Selain sifatnya yang agak agak bikin stress itu, penampilan katak ini juga mendukungnya mendapat julukan katak Freddie Kruger. Bayi katak maupun katak dewasa memiliki ‘wajah’ yang nyeremin, kaya orang cemberut..:) Badannya gemuk besar & kepalanya juga besar. Warna kulit katak ini hijau zaitun di bagian punggung & perut. Ada juga pola yang berfungsi untuk berkamuflase yang berwarna kecoklatan & hijau yang lebih tua, dan kelopak mata seringkali berwarna hijau yang lebih cerah. Katak dewasa yang jantan memiliki tenggorokan berwarna gelap, sedangkan yang betina berwarna putih atau keabu abuan. Kelopak mata katak ini memiliki karakteristik berbentuk seperti permata.

Saat dipindahkan dari perairan & ditempatkan di tempat yang berkondisi lembab, katak ini akan mengubur dirinya sendiri. Jika kondisi di terrarium memungkinkan, katak ini akan mengubur dirinya hingga hanya bagian kepalanya aja yang keliatan atau bahkan mengubur semua bagian tubuhnya sampe ga keliatan. Kebersihan terrarium perlu dijaga karena penting buat kesehatan & umur katak ini.

Katak Budgett dapat beradaptasi dengan sangat mengagumkan  di daerah musiman semi kering. Di kolam yang mengering, katak Budgett’s akan menggali liang di lumpur, membuat semacam kepompong yang membungkus badannya sendiri dan tidak aktif sampai hujan turun & membangunkan katak ini.

Makanan katak ini hampir segala jenis, dari serangga, udang udangan, katak kecil, keong, cacing, kodok, ular kecil, kadal dan kadang kadang binatang pengerat berukuran kecil. Buset bener dah..!! Di penangkaran, katak ini memakan ulat bambu, jangkrik dan kadang pinkies. Bayi katak perlu kalsium yang ditaburkan pada makanannya. Kekurangan kalsium bisa menyebabkan metabolic Bone disease. Awasi cepatnya pertumbuhan katak peliharaan anda.

Jika terpaksa harus memegang katak ini, cuci tangan sebelum dan sesudahnya. Kulit kata ini dengan mudah menghisap rsidu dari banyak benda dari kulit manusia seperti parfum, bahan pembersih, insektisida tabir surya dan lain lain yang bisa berakibat fatal bagi katak ini. Cara terbaik untuk mengambil katak ini adalah dengan menggunakan jaring. Jika katak sudah masuk ke jaring, tutup bagian atas jaring dengan tangan hingga katak ngga bisa lompat keluar dari jaring. Setelah itu, genggam katak di bagian pinggangnya. Pegang dengan hati hati dan jangan sampai tergigit J.

Katak berukuran medium ini tidak butuh ruang banyak untuk hidup bahkan untuk berkembang biak. Katak kecil bisa dipelihara di akuarium seukuran kotak sepatu, tapi katak dewasa perlu kandang yang lebih besar lagi. Aquarium harus bebas bahan kimia, airnya bersih dan sedikit dimiringkan untuk menjaga air tetap berada di daerah yang lebih rendah.

Budgett’s frogs juga akan tumbuh di aquarium berfilter yang berisi beberapa inci air & tanaman tanaman air. Karena katak bisa dengan cepat menyerap kotoran melalui kulitnya, sangat penting kalau air & substrat dijaga kebersihannya.

Katak ini bisa terserang penyakit penyakit seperti:

•  Metabolic bone disease: disebabkan oleh ketidak mampuan untuk memetabolis kalsium atau kerena kekurangan kalsium dalam makanannya.

•  Redleg (Aeromonas,infeksi): disebabkan karena kualitas air yang buruk atau substrat yang kotor.

•  Penyerapan insektisida melalui kulit yang bisa berakibat fatal bagi katak ini. Cuci & bilas tangan anda sebelum & sesudah memegang katak Budgett.

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Apr
12

Macam macam hewan amfibi

Amfibi berasal dari kata amphi dan bi yang berarti hidup di dua alam. Saat kecil, hewan amfibi hidup di air, dan saat dewasa, hewan ini hidup di luar air. Di luar air bukan berarti hewan ini hidup sepenuhnya di darat, tapi di tempat tempat yang berdekatan dengan air atau tempat tempat yang sangat lembab agar kulitnya tidak kering. Amfibi juga bernapas dengan kulitnya dan hanya kulit yang lembab yang bisa menyerap oksigen.  Amfibi terbagi menadi tiga kelompok yang dibedakan berdasarkan ekor dan kakinya. Newt dan salamander memiliki ekor. Mereka digolongkan Urodela. Katak dan kodok, yang tidak berekor kecuali saat masih kecebong, masuk ke kelompok Anura. Caecilia, adalah kelompok amfibi yang tidak memiliki kaki dan ekor, sama seperti cacing dan masuk ke kelompok Apoda. Contoh Anura (tanpa ekor) adalah Kodok Pohon Eropa. Hidup di dekat daerah yang lembab. Contoh Urodela (dengan ekor) adalah Salamander Harimau, salah satu amfibi paling berwarna di Amerika. Contoh Apoda (tanpa kaki) adalah Caecilian cincin yang mirip sekali dengan cacing tebal yang besar.

Anatomi katak cukup aneh. Larvanya yang disebut kecebong, memiliki sistem pernapasan dengan insang. Sebagian besar spesies ini memiliki paru paru saat mencapai dewasa. Mereka juga memiliki trakea, faring dan paru paru mirip kantung, walaupun bernapas dengan kulit lebih penting daripada dengan paru paru. Jantungnya memiliki dua serambi dan satu bilik, dan memiliki sistem pencernaan maupun pengeluarannya sama dengan mamalia.

Amfibi bernapas dengan kulitnya yang lembut dan bersih, tanpa bulu, tanpa sisik. Kulit ini harus selalu dijaga agar tetap lembab karena kulit amfibi cenderung cepat mengering. Walaupun amfibi memiliki kelenjar lendir yang membantu menjaga kelembaban, amfibi harus tetap hidup di daerah lembab. Kulit amfibi melindungi amfibi dari predator dan memiliki kelenjar racun yang mengeluarkan zat yang menyebabkan rasa tidak nyaman bagi predator dan bahkan bisa beracun.

Kaki belakang amfibi biasanya memiliki otot dan jari panjang yang dihubungkan dengan selaput untuk membantu berenang. Walau begitu, ini tergantung juga pada habitatnya. Ada empat tipe kaki amfibi: tipe pelompat, tipe perenang, tipe penempel dan tipe penggali. Kaki katak dan kodok memiliki empat jari di tiap kaki depan, dan lima jari di tiap kaki belakang. Totalnya, ada 18 jari. Kodok air memiliki kaki berselaput, kodok pohon memiliki bantalan penghisap di ujung jari untuk menempel di permukaan vertikal, dan kodok penggali memiliki tonjolan tambahan di jari kaki belakangnya yang disebut tuberkula yang berfungsi untuk menggali.

Katak dan kodok seringkali dipandang sinonim atau dipandang dua jenis kelamin berbeda. Walau begitu, katak dan kodok sebenarnya berbeda. Katak memiliki kulit yang tidak mulus dan kaki yang pendek. Mereka adalah hewan darat. Kodok lebih kecil, kakinya berselaput dan hidup di air atau di pohon. Sebagai contoh adalah kodok Hyperolius tuberilinguis. Kodok ini memiliki kulit yang lembut dan mulus dengan warna yang kuat dan terang. Matanya memiliki pupil horisontal. Kakinya panjang dan teradaptasi untuk melompat. Selain itu juga memiliki jari yang berselaput untuk berenang. Sementara itu, katak merupakan hewan darat, bergerak lamban dan lebih lebar daripada kodok. Contohnya adalah katak biasa (Bufo bufo). Katak ini memiliki pupil yang umumnya horisontal tapi ada juga yang vertikal. Kulitnya tidak mulus, kasar, dan kering. Bahkan ada yang sangat tebal. Kakinya lebih pendek dan lebar daripada kodok dan teradaptasi untuk berjala. Baik katak maupun kodok bisa ‘bernyanyi’. Walau suaranya dihasilkan oleh pita suara, suara ini diperkuat lagi pada hewan yang jantan. Mereka punya kantung yang bisa mengembang di kedua sisi laring.

Makanan amfibi pada tahap larva adalah tanaman, sementara pada tahap dewasa, mereka memakan serangga serta hewan tak bertulang belakang lainnya, seperti ulat dan cacing. Katak memakan mangsanya dengan menjulurkan lidahnya yang panjang dengan cepat. Saat menelan, matanya tertarik ke dalam, lalu ditutup dan ditekan ke dalam, sehingga tekanan di dalam mulutnya bertambah & mangsa terdorong kedalam tenggorokan.

Posted in Informasi Umum | 1 Comment »

Mar
25

Hognose, Si Hidung Babi

Karakteristik Hognose yang paling membedakannya dari ular lain adalah moncongnya, bentuknya agak ‘monyong’. Moncong ini digunakan hognose untuk menggali di tanah dengan gerakan menyapu. Moncongnya juga berfungsi untuk mencari katak yang terkubur di tanah yang menjadi makanan utamanya. Ular hognose sangat suka mengubur diri di tanah basah yang ditutupi humus.

Kalo bicara soal warna, ular hognose sangat bervariasi dalam hal warna & pola/pattern. Hognose nasicus dan Hognose kennerlyi cenderung memilik wana kecoklatan seperti tanah dengan marking hitam dan putih. Warna Hognose platirhinos bervariasi dari merah, hijau, orange, coklat hingga melanistik tergantung dari lokalitinya. Hognose kadang berwarna buram dan kadang nberwarna solid. L. geayi adalah ular berwarna coklat dengan bercak gelap. L. madagascariensis biasanya berwarna hijau & kuning dengan pola papan catur berwarna hitam di punggungnya. L. modestus normalnya berwarna coklat keemasan. Fase perubahan warna mencakup kuning dan coklat hingga coklat ke hitam atau abu abu. Species pada genus Lystrophis mengacu pada ular tri-color hognose yang tampak seperti ular coral karena mereka berwarna merah putih & hitam.

Leioheterodon adalah jenis hognose yang terbesar, karena bisa mencapai panjang hingga 1.8 meter. Jenis H. platirhynos sedikit lebih besar dari spesies lain dari genus ini, panjangnya mencapai 80 cm. Spesies lain dalam genus ini, termasuk Lystrophis biasanay memiliki panjang sekitar 65 cm saat dewasa.

Ular hognose (Heterodon) adalah ular yang memiliki taring yang terletak di belakang dan secara teknis tidak beracun. Tapi, air liur yang dikeluarkan dianggap  racun/bisa untuk mangsa & tidak dianggap berbahaya untuk manusia. Ular hognose tidak akan pernah menggigit  untuk memperthankan diri. Jika digigit hognose, satu satunya kemungkinan adalah bagian yang tergigit berbau seperti mangsa (misalnya: sehabis memegang mencit & tidak mencuci tangan, bau mencit akan menempel pada tangan).

Banyak pro dan kontra yang memperdebatkan apakah hognose berbisa atau tidak. Untuk saat ini, terbukti bahwa air liur hognose memilik zat racun yang digunakan untuk mangsa mangsa yang kecil sepertyi katak. Taringnya hanyalah ‘gigi yang membesar’, tapi berfungsi seperti taring asli yang menahan mangsanya. Berbeda dari keyakinan yang beredar, tidak ada bukti yang mendukung bahwa taring hognose digunakan untuk ‘meletuskan’ katak. Di bawah keyakinan ini, katak mengembangkan paru paru mereka untuk mempersulit ular menelan mereka, tapi taring ular akan menusuk paru paru & mengempeskan katak. Bagaimanapun juga, seekor katak dengan paru paru yang utuh biasanya akan dimuntahkan oleh hognose yang baru ditangkap.

Kalo ngerasa terancam, ular hognose akan menggepengkan lehernya dan mengangkat kepalanya dari tanah seperti ular kobra dan mendesis. Kadang hognose juga berpura pura akan menyerang, tapi cenderung tidak menggigit. (Kelakuan hognose ini membuatnya dijuluki puff adder, blowing adder, flathead, spread head, spreading adder atau hissing adder. Catatan: julukan puff adder hanyalah sekedar julukan, karena ada jenis ular yang bernama Puff Adder dari Afrika yang sangat berbisa). Jika ancaman hognose ini tidak berhasil untuk menghalangi predator, ular hognose akan berguling dan berpura pura mati. Jugamengeluarkan bau yang sangat menyengat & mengeluarkan kotoran dari kloakanya, sambil menjulurkan lidahnya. Kadang kadang malah mengeluarkan beberapa tetes darah.  Saat hognose telentang, mereka akan berguling untuk meyakinkan musuh kalau mereka benar benar mati. Walaupun berpura pura mati, ular hognose akan terus mengawasi musuhnya. Hognose akan ‘bangkit’ dari kematiannya segera setelah musuh yang mengancamnya berpaling dari hognose.

Heterodon aktif pada siang hari dan memangsa makanannya hidup hidup tanpa pembelitan atau body pinning. Kebanyakan hognose memangsa binatang pengerat dan kadal. Kecuali H. platirhinos yang memangsa katak  walaupun telur, serangga, dan tikus juga mewakili 50% dari menunya.

Ular hognose sering ditemukan di toko binatang yang menjual binatang peliharaan eksotis. H. nasicus disebut sebut sebagai jenis hognose yang paling mudah dipelihara. H. platirhinos juga mudah didapat, tapi menu makanannya bisa sedikit merepotkan, karena ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa member makan binatang pengerat ke ular ini bisa menyebabkan masalah hati dan memperpendek umur H. platirhinos.

Spesies leioheterodon diimpor dari Madagaskar, jarang dikemabng biakkan di penangkaran dan bisa tumbuh lebih besar dibandingkan spesies lainnya, jadi bisa menimbulkan tantangan yang berbeda untuk dipelihara.

Spesies lystrophis terhitung baru dalam perdagangan reptile, sudah mulai banyak yang menangkarkannya dan bisa jadi harganya sedikit lebih mahal dari hognose jenis lain.

Perlu diingat, walaupun hognose tidak membahayakan hidup manusia, hognose memiliki potensi untuk melukai manusia. Karena bisa mengakibatkan pembengkakan & mati rasa pada daerah yang tergigit, dan ini bisa bertahan hingga 3 hari. Gimana? Tertarik memelihara hognose? :)

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Mar
15

Smiling Frog :)

Kodok pesek dikenal juga dengan sebutan White Tree frog. Kodok pesek sangat mudah dipelihara. Sifat kodok ini pasif & pemalu. Bentuk wajahnya lucu karena kodok ini cenderung gemuk. Makanya kodok ini juga sering disebut sebut dengan Smiling Frog atau katak jenaka. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Mar
11

Ayo basmi kutu pada ular..!!

Kutu & caplak pada reptil, khususnya ular memang sangat mengganggu. Selain mengganggu, kutu & caplak pada ular bisa membuat ular berkurang nafsu makannya, anemia, shedding yang tidak sempurna dan lain sebagainya. Apa perbedaan kutu & caplak? Kutu merupakan organisme Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

« Previous Entries  Next Entries »