Satwa Unik
May
18

Peach Throat Monitor (Varanus jobiensis) Care Sheet

Peach throat monitor  banyak ditemukan di pulau New Guinea. Biawak Peach throat ini masih bersaudara dengan biawak ekor biru atau blue tail monitor dan biawak rawa atau mangrove monitor.  Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

May
16

Sailfin Dragon (Hydrosaurus spp.)

Sailfin dragon membangkitkan minat siapa saja yang merasa tertarik dengan dunia dinosaurus. Gimana ngga, spesies unik ini memiliki tampang yang sangat ‘prehistorik’. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

May
12

Keunikan keunikan laba laba

Ternyata laba laba disekitar kita memiliki banyak keunikan & kelebihan. Penasaran kan sama beberapa keunikannya? Kebanyakan laba laba memiliki sifat  yang agresif dan soliter. Banyak spesies laba laba yang bersikap mengancam hewan lain atau bahkan sesama spesies jika mencoba merebut makanan di daerahnya. Tapi ada juga beberapa spesies yang memiliki sifat sangat sosial dan mau bergotong royong membangun ‘kerajaan’ laba laba yang luar biasa, dan juga membangun sistem jaring yang rumit bersama sama dengan ribuan laba laba lainnya. Salah satu laba laba yang memiliki sifat social ini adalah laba laba Eduador’s Theridion Nigroannulatum, laba laba ini selalu berada dalam kelompok besar dan menggantung ratusan helai sutra ke tanah. Jika ada seranggga berukuran besar yang apes ‘mampir’ dan terjebak dalam sarang besar mereka, ratusan bahkan ribuan laba laba jenis ini akan saling membantu membungkus si serangga naas dan melumpuhkannya untuk disimpan sebagai cadangan makanan bersama.

Ada lagi jenis laba laba yang bisa terbang, laba laba yang baru menetas dan berukuran kecil dapat melakukan perjalanan ratusan bahkan ribuan mil. Kegiatan ini biasa di sebut ‘ballooning’. Jaring laba laba khusus yang disebut gossamer dibuat agar bisa dengan mudah diterbangkan oleh angin. Jaring ini berbentuk segitiga atau piramid dan jaring ini bisa melayang di udara selama berminggu minggu hingga memungkinkan laba laba menjelajahi daerah daerah lain bahkan pulau pulau lain yang terpisah lautan.

Kalau ada jaring yang berfungsi untuk terbang, ada juga jaring yang berfungsi sebagai ‘tangan mini’ untuk laba laba. Spesies laba laba yang bernama Ogre Faced atau Net casting adalah laba laba yang memiliki kelahlian ini. Laba laba ini menghasilkan Deinopidae, dan dengan tergantung terbalik laba laba ini mampu membuat jaring kecil di antara dua kaki depannya yang akan di gunakan untuk menjangkau atau meraup serangga lain yang lewat. Hebatnya, sutra khusus ini bersih dan tidak lengket, tapi begitu mangsanya berusaha kabur, jaring itu akan langsung menjerat rambut rambut dan sendi sendi serangga yang tertangkap seperti Velcro. Ini memungkinkan laba laba Ogre Faced untuk menjebak serangga yang cukup besar dan kuat hanya dengan sejumlah kecil sutra yang dihasilkannya.

Selanjutnya, ada laba laba yang bisa menipu dengan jebakan bunga. Banyak laba laba taman yang membuat sarang tipis dengan pola yang berbeda beda. Ini adalah jaring khusus yang bisa merefleksikan sinar ultra violet yang kemudian akan menciptakan pola pola khusus yang digunakan oleh bunga untuk menarik serangga penyerbuk. Laba laba juga memiliki pesona yang mematikan, bagi serangga tentu saja.

Laba laba bola atau Mastophorea, menggunakan jerat yang dimiliki dengan cara yang berbeda dengan arakhnida lainnya. Laba laba ini mengeluarkan jaring yang digumpalkan mirip bola, lalu diulur dengan tali yang diberi umpan mirip dengan orang memancing. Umpannya apa? Setiap laba laba bola akan mengeluarkan feromon yang bisa menarik ngengat jantan yang sedang mencari pasangan di musim kawin, sehingga ngengat jantan mendekat dan terjerat dalam umpan tersebut. Hmm, mampuss..

Laba laba ngga cuma memiliki keahlian di daratan, tapi juga di air. Laba Laba Penyelam contohnya. Argyroneta aquatica adalah salah satu laba laba sejati yang dapat ditemukan di dalam air, maka dari itu laba laba ini juga disebut dengan nama Laba-laba Penyelam. Tubuh laba laba ini berbulu halus dan ini berfungsi sebagai perangkat yang memungkinkan udara terus menempel pada laba laba saat menyelam, sehingga laba laba ini bisa keluar masuk air tanpa kendala. Jaring laba laba ini tersusun mirip seperti kapal selam buatan manusia, jaring inilah yang menjadi tempat bagi laba laba betina untuk membesarkan anaknya dan mengkonsumsi mangsanya.

Sniper? Di dunia laba laba juga ada kok. Hampir semua laba laba dianugrahi kemampuan membuat sutera dari organ yang disebut pemintal di ujung perutnya. Dan kebanyakan dari laba laba harus mampu menyentuh mangsanya dulu untuk bisa membungkusnya dalam balutan sutranya. Tapi untuk laba laba genus Scytodes, hal ini tidak berlaku. Laba laba tukang meludah ini memiliki kelenjar sutra tambahan yang terhubung ke mulut mereka. Perlahan lahan, laba laba ini akan merayap mendekati serangga lain, lalu meludahkan & menyemprotkan aliran jaring yang dicampur dengan racun ke mangsanya. Bisa ditebak akhirnya.. Kena deh..

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Mar
28

Misteri Pendaran Kalajengking

Baru baru ini para peneliti telah berhasil mengungkapkan sebab kenapa kalajengking bisa mengeluarkan kilauan hijau saat terkena sinar matahari. Kemampuan memancarkan kilau hijau terang ini sebenarnya sudah diketahui sejak lama, tapi sampai sebelum penelitian ini, para peneliti sangat penasaran bagaimana hewan ini bisa punya kemampuan tersebut. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Jan
24

Pengorbanan Sang Pejantan

Hasil penelitian para ahli dari University of Hamburg di Jerman yang diterbitkan dalam jurnal Animal Behaviour edisi Januari 2012 menyatakan bahwa perilaku beberapa laba laba jantan yang dimakan oleh betinanya ternyata dilakukan demi kepentingan memberi kehidupan pada anak anak laba laba. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Jan
21

Laba laba unik dari Menoreh

Ilmuwan Indonesia lagi lagi menemukan spesies laba laba gua eksotis di bukit Menoreh, Jawa Tengah. Penemuan Cahyo Rahmadi dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini membuka penemuan spesies baru Indonesia di tahun 2012. Jenis baru laba laba ini diberi nama Amauropelma Mata Kecil karena memiliki mata yang mengecil dan menyisakan bintik bintik putih di bagian kepalanya. Penemuan laba laba mata kecil ini adalah berkat hasil dari kerja sama Cahyo dengan Jeremy Miller dari Naturalis Leiden, Belanda.

Laba laba Mata Kecil ini berwarna putih pucat dan berbeda dengan laba laba dari luar gua karena memiliki kaki kaki yang memanjang,. Selama ini memang laba laba gua di Pualu Jawa tidak terlalu banyak diketahui. Spesies laba laba gua Jawa yang umumnya dikenal adalah Althephus javanensis. Cahyo mengungkapkan lagi bahwa laba laba gua yang tergolong dalam famili Ctenidae ini dimasukkan dalam marga Amauropelma. Karena sampai saat ini marga inilah yang paling cocok, tapi walaupun begitu, penempatan dalam marga ini masih perlu dipelajari lebih lanjut.

Penemuan laba laba marga Amauropelma adalah pertama kalinya di Pulau Jawa karena pada umumnya marga Amauropelma hanya ditemukan di Australia. Sejauh ini marga Amauropelma di Jawa hanya ditemukan di tiga gua kawasan bukit Menoreh, pegunungan karst perbatasan barat  Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Cahyo juga mengatakan bahwa Amauropelma Mata Kecil merupakan salah satu jenis yang unik, karena dari beberapa kali usaha koleksi dari gua gua di Menoreh hanya diperoleh spesimen betina. Spesimen jantan yang penting untuk memastikan identitas jenis ini tidak juga ditemukan walaupun usaha pencarian laba laba ini sudah dilakukan 3 kali.

Kemungkinan karena hal ini muncul dugaan bahwa laba laba gua ini merupakan jenis parthenogetik, atau organisme yang lahir dari telur telur yang tidak dibuahi. Namun demikian, dugaan ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Dalam publikasi penelitian di jurnal Zookeys, Cahyo juga menuturkan A. matakecil adalah laba laba gua paling luar biasa dari Jawa karena ukurannya yang besar, matanya yang mengecil dan juga andilnya dalam kepentingan konservasi. Tercatat dalam pengukuran spesimen betina yang didapatkan, ukuran karapas laba laba gua ini 3,4 x 2,2 cm, sementara ukuran abdomen atau perutnya adalah 4,12 x 2,64 cm. Total panjang laba laba gua ini adalah 7,7 cm.

Sementara dari sisi biodiversitas, laba laba ini membuktikan bahwa bukit Menoreh kaya akan keanekaragan hayati yang masih perlu diungkap. Perhatian pada penelitian eksplorasi spesies di wilayah itu sangat diperlukan. Wilayah Bukit Menoreh saat ini tengah terancam oleh pembukaan pabrik semen di beberapa wilayah. Dengan sendirinya, hal ini menjadi ancaman juga bagi A. matakecil dan spesies lain yang belum terungkap.

Kebutuhan yang mendesak saat ini adalah perlunya rencana strategis ke depan untuk pengelolaan kawasan karst sehingga dapat diselamatkan dan dimanfaatkan tanpa merusak dan menghilangkan potensi yang ada di dalamnya baik potensi biologi, hidrologi maupun potensi lain yang tidak dapat dinilai dengan uang.

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Dec
31

Laba laba albino

Para peneliti di Australia menyatakan telah menemukan spesies baru laba laba albino di Negara tersebut. Laba laba tersebut memiliki kepala putih serta kaki yang berwarna coklat dan hitam. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Dec
30

Kenapa Laba Laba Berkaki Banyak?

Pernah ngga bertanya tanya kenapa laba laba punya banyak banget kaki..? Para ilmuwan mungkin sudah menemukan jawaban kenapa laba laba memiliki kaki yang banyak dan kenapa laba laba memiliki kaki lebih dari yang mereka butuhkan .

Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Dec
30

Ternyata ada juga penguin homo..

Sebuah kebun binatang di Toronto, Kanada dilanda masalah yang diakibatkan oleh  dua ekor penguin Afrika jantan atau Spheniscus demersus yang sudah muali terancam punah. Pasalnya penguin yang seharusnya bisa membuahi lawan jenis ini justru saling menyukai sesame jenis kelamin. Tapi masalah ini sepertinya bisa diselesaikan. Kedua penguin homo ini dipisahkan lalu masing masing penguin dipasangkan dengan penguin betina. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program penyelamatan spesies hewan lucu tersebut. Dan berita bagusnya, penguin jantan ini mulai menunjukkan minatnya terhadap penguin betina.

Menurut para peneliti, kalau penguin betina ditempatkan di antara penguin jantan, biasanya kehadiran penguin betina itu akan ‘memutuskan hubungan’ antara dua penguin jantan, demikian pula sebaliknya. Tapi ternyata teori ini tidak selalu benar karena teori ini tidak berlaku untuk Buddy dan Pedro karena keduanya tetap saling bersama sama meskipun ada 10 ekor penguin betina yang ditempatkan di habitat mereka di kebun binatang tersebut. Melihat ini, para pihak kebun binatang mengambil inisiatif untuk memasangkan penguin penguin homo ini secara terpisah. Salah satu penguin jantan yang bernama Buddy yangf berusia 21 tahun bersedia dipasangkan dengan Farai, seekor penguin betina yang berusia 3 tahun. Sedangkan satu penguin lagi yang bernama Pedro, penguin jantan lain yang berusia 10 tahun juga ‘diperkenalkan’ dengan sejumlah betina, dan tampaknya sudah mulai sering ‘mengencani’ penguin betina.

Penguin Afrika betina hanya bisa bertelur antara beberapa hari hingga satu bulan setelah dibuahi. Dan pihak kebun binatang sangat berharap supaya penguin betina yang sudah dibuahi oleh Buddy dan Pedro akan bertelur dalam waktu dekat. Telur telur pertama penguin di kebun binatang ini diharapkan akan menetas akhir Januari.

Posted in Informasi Umum | No Comments »

Dec
28

Laba laba langka dilepas ke alam

Laba laba Dorset yang langka yang berasal dari Inggris, dikenal juga dengan nama laba laba ladybird, dikembalikan ke alamnya di Dorset, Inggris. Sebelumnya laba laba ini diperkirakan akan punah, tapi penelitian terbaru membuktikan bahwa populasi dari laba laba ladybird mulai meningkat. Read the rest of this entry »

Posted in Informasi Umum | No Comments »

« Previous Entries