Satwa Unik
Oct
29

Cara Menjinakkan Ular

Ulaaaarrrrrrrrrr!

Mayoritas orang akan merinding atau bahkan lari tunggang langgang ketika melihat sesosok ular didekatnya. Tapi tidak sedikit juga orang begitu menggandrunginya, dan karena anda membaca artikel ini, anda termasuk salah satunya! Memeliharanya mungkin tidaklah sulit dengan membeli ular yang sudah dijinakan tapi bagaimana dengan menjinakan ular itu sendiri? Pasti anda penasaran bukan?

Memang menjinakan ular tidaklah mudah, tapi bukankah disitu letak tantangannya? Seperti menjinakan hati seseorang yang liar dan buas, menjinakan seekor ular membutuhkan waktu, kesabaran dan ketelatenan.

Lain dengan binatang peliharaan pada umumnya, ular yang masih sangat muda atau bayi malah cenderung lebih galak dan agresif dari pada ular yang sudah agak dewasa. Ini dikarenakan mereka lebih mudah merasa takut dan terancam ketimbang kakak-kakaknya yang sudah lebih kalem.

Tapi anda tidak perlu gusar karena selalu ada jalan menuju ke Roma, disini kami berikan tips dan trik khusus untuk meluluhkan hati si “dia” yang galak.

Langkah-langkah menjinakan Ular:

1. Perhatian: Sebelum mendekati ular apapun, anda harus pastikan hal-hal tersebut dibawah ini:

  • Ular itu tidak berbisa
  • Ukuran ular tidak terlalu besar. Hanya penjinak professional yang sebaiknya menangani ular dengan ukuran sangat besar. Tidak dianjurkan menjinakan ular yang lebih besar dan lebih kuat dari anda karena akan berakibat sangat fatal bila ular balik menyerang anda.
  • Ular telah kenyang alias telah makan dalam waktu dekat. Tapi jangan setelah makan karena ular bisa memuntahkan makanan. Ular memiliki trik pertahanan diri dengan memuntahkan makanannya dikala dia merasa terancam oleh bahaya agar dia dapat berlari lebih kencang ketika perutnya kosong. Sebaiknya tunggu dua hingga empat hari setelah ular makan. Hal ini tergantung besarnya makanan yang ia telan. Ular yang lapar adalah ular yang dalam keadaan marah sehingga ia akan menjadi lebih agresif.
  • Carilah teman jika ular yang anda coba jinakan cukup besar, misalnya melebihi 2 meter. Karena bukanlah hal yang tidak mungkin ular tersebut dapat melilit leher anda. Tapi jika ukuran ular sangat masih kecil dan kekuatannya masih lemah anda bisa melakukannya sendiri.

2. Buat dia merasa senang: Hati yang senang mudah ditaklukan, begitu juga ular. Buatlah ular merasa nyaman dan senang dengan kandangnya.  Letakan kandang pada tempat yang teduh dan alat penghangat seperti lampu atau piringan penghangat dalam kandangnya. Berikan makanan yang sehat dan air yang bersih setiap saat. Jagalah selalu agar ular terhindar dari stress karena akan mempersulit proses penjinakan.

3. Hadir Selalu: Biasakan ular dengan kehandiran anda. Biarkan dia melihat anda lalu lalang atau melakukan kegiatan sehari-hari. Pada awalnya mungkin ular akan mencoba menyerang anda dengan mematuk dinding kaca, tapi secara perlahan  dia akan memahami  bahwa kehadiran anda bukan sebuah ancaman baginya.

4. Dekati si dia dengan percaya diri: Ketika ular sudah terlihat tenang dan terbiasa melihat anda, saatnya untuk mendekati. Seperti halnya mendekati anjing dan kucing, ular akan dapat merasakan ketika anda tidak PeDe atau gugup. Hal tersebut hanya akan membuat si ular juga merasakan hal yang sama. Langkah yang tepat adalah memulai pendekatan anda dengan percaya diri dan tenang. Ularpun akan merasa tenang bersama anda.

5. Hindari sarung tangan dan pengait: Sarung tangan dan pengait mungkin aman untuk anda, tapi dua alat tersebut tidak dapat membantu banyak dalam menjinakan ular. Biarkan tangan anda tergigit sekali dua kali jika ukuran ular anda kecil.

6. Hati-hati dengan wajahnya: Ular sangat sensitif dengan rangsangan yang terjadi didepan wajahnya, jadi hampirilah ular dari belakang atau samping tubuhnya.

7. Jangan di belai: Jablai? Bukanlah keluhan seekor ular. Tidak seperti binatang lainnya yang butuh belaian sebagai perkenalan atau tanda sayang, anda sebaiknya tidak membelai ular yang belum jinak maupun sudah jinak didalam kandangnya.  Ular akan merasa sangat terganggu dan marah dengan belaian yang terus menerus.

7. Anda punya Kuasa: Jangan main colek-colek karena ular bukan binatang pemalu, anda harus menunjukan kekuasaan dan keyakinan diri anda padanya. Ulurkan tangan anda dengan menghadapkan punggung tangan, karena bagian punggung tangan akan lebih sulit untuk digigit ular. Gerakan yang ragu-ragu dan malu-malu ketika hendak mengangkat ular hanya akan mengundang ular untuk menyerang tangan anda. Angkatlah ular dengan cepat tanpa memberinya waktu untuk bereaksi. Jangan angkat pada bagian kepala atau ekor ular, tapi area tengah badannya. Jangan jatuhkan ular ketika ia berontak. Genggamlah dia dengan erat tapi nyaman pada badan ular. Jangan remas badan ular tapi biarkan ular tersebut melilitkan tubuhnya pada lengan anda. Biarkan dia bertengger pada anda sampai tenang.

8. Biarkan dia menari ditubuhmu: Ular akan berusaha melarikan diri dari anda, tapi jangan tahan dia. Biarkan ular menggeliatkan tubuhnya dibadan anda, lingkarkan jemari anda secara relaks ditubuhnya dan jagalah dia agar tidak terjatuh, biarka dia bebas menjalar ditubuh anda. Gerakan tangan anda terus menerus mengikuti irama gerakan tubuh siular. Berhati-hatilah jangan sampai anda menggengamnya terlalu kuat atau terlalu longgar. Ular akan menyadari bahwa anda tidak bermaksud jahat padanya dan ketika dia tidak lagi menganggap anda sebagai ancaman dia akan menjelejahi tubuh anda ketimbang melarikan diri. Jika dia merasa nyaman ada kemungkinan dia akan terdiam dan mematung ditangan anda.

9. Turunkan suhu kandang: Suhu yang tinggi meningkatkan metabolisme ular sehingga ular menjadi lebih aktif. Sangat dianjurkan untuk mengurangi suhu kandang pada masa penjinakan. Berikan ular anda waktu untuk “cool down” atau menurunkan aktivitas tubuh karena ular menjadi kurang agresif ketika suhu tubuhnya menurun.  Matikan penghangat kandang sejam sebelum anda mulai proses penjinakan. Tapi jangan lupa menaikkan suhu kandang kembali ketika selesai karena ular membutuhkan suhu yang tepat untuk mengolah makanan didalam perutnya.

10.Apel rutin: Selayaknya seorang gadis, ular juga butuh apel tanpa absen. Lakukan hal tersebut diatas secara rutin dan sesering mungkin.  Kesabaran adalah kunci utama keberhasilan. Jangan mudah menyerah, yakinlah anda bisa. Ular memiliki volume otak yang terlalu kecil untuk mengenali anda sebagai tuanya. Satu-satunya jalan adalah untuk membuatnya terbiasa dengan anda. Seperti banyak penggemar bilang, “semakin sering digigit semakin gemas.”

Selamat mencoba dan kami yakin anda pasti berhasil!

Posted in Informasi Umum | RSS Feed | 8 Comments »

8 Responses

  1. darussalam Says:

    thanks bngt sya sngat snag atas bibingan’a… kirimkan cara2 lain dunk …. ke e-mail saya…

  2. hasbun Says:

    gan ini saya punya ular gadung hijau ,, gimana cara nya buat jinakinnya ya ,, saran smua uda saya lakukan tapi tetap saja belum jinak juga ,, tlong kirim ke email saya
    tq

  3. alan Says:

    terima kasih, infonya sangat berguna untuk saya.
    saya punya ular python molurus, sudah jinak, tetapi di kandang masih sering kagetan dan hissing.
    saya mau ngangkat jadi ragu-ragu dan takut.
    bagaimana cara menghadapinya?
    mohon infonya dikirim ke e-mail saya.
    trims

  4. reza Says:

    Gan giman klo mau memelihara ular tpi saya baru/perdana memelihara ular. Nah sebaiknya saya memelihara ular apa.?
    Nah ketika saya nnya sma kwan saya. Saya mau bli ular.
    Nah kwan saya jwab ada tpi ular tersebut masih muda dan agresif. Tolong mintak saranya kak. Trims.

  5. rizki Says:

    Kalo gigitnya diem-diem tak ap,, tapi ular qu ngagetin gigitnya yah qunya jadi takut lah…heheee

  6. joko santosa Says:

    tindakan apa yang harus saya lakukan bila di gigit ular sawah, sanca kembang? karna saya memelihara ular sanca.

  7. agus Says:

    Z baru mau melihara ular. Tp ularnya masih liar n baru kemarin nangkap di alam liar. Ularnya ular sawah/ piton. Na gi mana tuch?

  8. agus Says:

    Saya baru mau miara ular. Trus ularnya baru di tangkap dr alam liar. Ularnya ular sawah. Nah gimana tuch. Soalnya q msh agak tkt.

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.