Satwa Unik
Oct
29

Tips Memilih Pet Reptil

Memelihara reptil bukan lagi menjadi hal yang aneh walaupun dibeberapa kalangan masyarakat masih dianggap tabu. Jika anda ingin mengadopsi binatang dari jenis reptil, ada beberapa hal yang harus perhatikan, diantara lain:

  • Hindari adopsi impulsive, jangan mengadopsi hanya karena nafsu seketika tanpa mempertimbangkan berbagai hal yang menyangkut komitmen jangka panjang antara anda dengan pet.
  • Pelajari dahulu tentang seluk beluk hewan yang anda ingin adopsi, hal ini akan mempermudah bagi anda maupun pet anda.
  • Persiapkan terlebih dahulu kandang dan segala keperluan pet sebelum anda membawanya pulang, sehingga akan memudahkan pet untuk beradaptasi ditempat barunya.
  • Siapa yang akan merawat secara intensif
  • Biaya pakan dan kesehatan
  • Penerimaan lingkungan anda terhadap binatang reptil. Seperti telah disebut diatas, beberapa kalangan masyarakat mengecam keras binatang reptil seperti ular. Periksalah dengan teliti apakah lingkungan anda mengijinkan.

Pet reptil sangat cocok bagi pribadi yang hidup dalam ruang lingkup sebuah gedung apartemen atau perumahan tipe kecil, karena:

  • Tidak banyak bergerak, sehingga tidak memerlukan tempat yang luas
  • Tidak banyak bersuara bahkan kadang tidak bersuara sama sekali, sehingga tidak mengganggu tetangga anda.
  • Tidak membutuhkan “jalan-jalan” seperti layaknya anjing.
  • Mempunyai karakter yang kalem dan pendiam

Motivasi
Jika motivasi anda dalam memilih pet reptil hanya untuk “pamer” dan kelihatan gagah, sebaiknya anda pertimbangkan kembali. Komitmen jangka panjang antara anda dengan pet anda akan memudar ketika rasa bosan telah menghinggapi. Pelajari terlebih dahulu apakah pet reptil yang anda pilih sesuai dengan keinginan dan kepribadian anda dalam jangka panjang. Ada saatnya mungkin anda akan menikah, mempunyai anak, pindah lokasi atau hidup dengan orang lain.

Beberapa binatang reptil memiliki umur yang sangat panjang seperti kura-kura, dan sebagian lain memiliki umur yang relatif pendek. Jika anda ingin mengadopsi ular phyton atau boa, pertimbangkan kembali ukuran binatang tersebut yang nantinya akan sangat besar, apakah anda mampu menampungnya ataukah anda akan membuangnya kelak?
Perlindungan Hukum
Setelah anda yakin dengan keputusan dalam mengadopsi pet, periksa dan teliti dengan seksama tentang ijin kepemilikan binatang tersebut, apakah ia legal untuk dipelihara atau dilindungi hukum sebagai hewan yang tidak boleh dipelihara. Jangan mengacuhkan ketentuan hukum hewan dilindungi hanya karena anda pikir dapat dengan mudah menghindarinya. Sepandai pandainya tupai melompat, ia akan jatuh juga. Sepandai pandai anda mengelabuhi hukum, suatu saat mungkin anda terpaksa untuk bergelut dengan tuntutan hukum yang seharusnya tidak perlu dan anda bisa hindari.
Keadaan kantong
Pet adalah tanggung jawab yang tidak kecil, mereka membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Baik dari segi penyediaan pakan, tempat tinggal, aksesoris, obat, dokter, vitamin, kandang dan pelengkap kandang seperti lampu ultra violet dan sebagainya. Pilihlah jenis hewan yang sesuai dengan keadaan finansial anda. Jangan sampai pet menjadi beban keuangan bulanan anda.

Usia dan Ukuran tubuh
Usia terbaik dalam mengadopsi pet adalah usia muda, tapi anda harus yakinkan bahwa pet yang anda adopsi sudah mampu untuk makan sendiri dengan baik dan lahap. Dengan mengadopsi pada usia muda, bond (ikatan) yang akan terjalin antara anda dengan pet anda akan semakin kuat berbarengan dengan tumbuhnya pet. Pet akan terbiasa dan merasa akrab dengan kehadiran anda.
Ukuran tubuh juga anda harus pertimbangkan, kita ambil contoh “ular”. Jika anda belum terbiasa dalam menangani seekor ular, ukuran besar akan sangat beresiko dan menyusahkan anda.Ular berukuran besar juga dapat berakibat fatal bagi anda dan keluarga.

Sifat sosialisasi pet
Pertimbangkan sosialisasi yang anda ingikan dengan pet. Apakah anda ingin mempunya pet yang senang berinteraksi dengan anda atau pet yang lebih nyaman ditinggal sendiri. Ular adalah hewan yang cenderung hidup sendiri, mereka tidak suka diusik. Tapi untuk menghindari kembalinya kebuasan ular, anda harus secara rutin menangani ular anda.

Kura-kura terkenal sangat jinak dan bersahabat jika dipelihara dari kecil. Tapi ada masanya kura-kura menjadi agresif dan tidak jarang menggigit siapapun yang mengganggunya, misalnya pada saat kawin dan bertelur. Iguana sangat jinak dan aktif, mereka mampu bersosialisai dengan binatang lainnya seperti anjing dan kucing.

Ketika anda pertama kali membeli pet anda, pastikan mereka jinak dan terlihat nyaman ketika anda pegang, kecuali jika anda ingin mengadopsi jenis binatang yang beracun.

Keperluan Pakan dan Test Makan
Banyak dijual makanan jadi dipasaran untuk pet reptil seperti pelet kura-kura, tapi beberapa reptil membutuhkan pasokan pakan segar seperti tikus, jangkrik atau ulat. Bayi ular colubrid, misalnya corn snake hanya memakan bayi tikus yang disebut pinkies, dan pinkies ini amat susah untuk didapat. Pastikan anda memiliki sumber pakan yang cukup bagi pet dan selalu tersedia setiap saat.

Mintalah test makan untuk hewan jenis ular, karena ular cenderung mogok makan dengan berbagai macam alasan. Jika tidak memungkinkan, buatlah perjanjian dengan seller seperti; jika ular yang anda beli mogok makan maka anda berhak meminta ganti atau memulangkan ular tersebut. Biasanya seller hewan reptil akan memberi garansi pada pelanggannya.

Habitat Pet

Agar pet reptil tumbuh sehat dan bahagia, anda harus siapkan tempat tinggal yang senyaman mungkin. Tempat tinggal yang tidak nyaman bisa menyebabkan kematian pada pet. Keadaan lingkungan sangat berpengaruh baik dari segi kesehatan tubuh atau kesehatan mental. Pet yang stress tidak jarang akan menolak makan hingga mati. Suhu ruangan yang tidak cocok bisa menyebabkan timbulnya beberapa penyakit seperti jamur atau pilek. Pelajari dahulu cara hidup pet anda dengan seksama. Usahakan untuk mengadopsi pet dari hasil breeder jangan dari tangkapan liar. Pet yang terdidik oleh breeder akan jauh lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan yang anda sediakan dan mudah ditangani sesuai dengan pengangan breedernya. Sedangkan hewan tangkapan liar akan lebih sulit, karena anda harus benar-benar mempelajari sifat dan sepak terjang pet anda dialam liarnya. Cara dia berburu mangsa, cara dia berjemur, cara dia kawin dan sebagainya.

Banyak pemula reptil pet mengalami kegagalan dengan matinya pet. Alasannya tentu saja beragam, bisa jadi karena kelalaian pemilik atau kealpaan pemilik tentang sifat binatang yang dipeliharanya. Salah satu faktor utama kegagalan biasanya karena pet yang mereka dapatkan adalah hasil tangkapan liar. Biasanya hewan tangkapan liar berada dalam kondisi stress yang berkepanjangan dan stress adalah faktor utama dari kematian. Stress ini selalu terjadi disaat binatang tersebut tertangkap, lalu mengalami proses penjinakan yang cukup melelahkan. Ada kalanya binatang tangkapan beradaptasi dengan baik, tapi adakalanya mereka tidak juga keluar dari trauma.

Kesehatan anda dan anak
Beberapa hewan merupakan carier (pembawa) virus atau bakteri penyakit. Diskusikan terlebih dahulu pada keluarga dan dokter keluarga anda sebelum membawa seekor reptil anda ke lingkungan rumah. Ular phyton yang sangat besar dapat sangat berbahaya bagi anak kecil, sejinak apapun, ular tetaplah binatang buas yang akan menyantap apa saja saat dia lapar. Jangan jadikan rumah anda tidak nyaman dengan kehadiran pet baru karena tujuan pet adalah sebagai penghibur hati.

Jumlah Pet
Beberapa jenis binatang lebih senang hidup sendiri dan sebagian lain membutuhkan teman bermain. Tentu saja setiap binatang akan mengalami musim kawin. Membeli sepasang pet adalah solusi terbaik, tapi jika itu tidak memungkinkan, carilah teman yang memiliki pasangannya. Sehingga ketika musim kawin tiba, anda tidak perlu pusing mau disalurkan kemana birahi tersebut. Perlu anda ketahui, pet dalam keadaan birahi selalu menimbulkan masalah. Ular biasanya akan mogok makan hingga berbulan-bulan, beberapa binatang lain akan gelisah dan menjadi agresif.
Pertimbangkan pula kecocokan dengan pet lain yang sudah anda miliki. Beberapa pet akan membuat pet lainnya stress dan tidak nyaman.
Dokter Hewan terdekat
Tidak mudah untuk mencari dokter hewan yang mengerti tentang reptil, terutama ular. Usahakan untuk mencari lokasi dokter hewan yang handal dalam menangani binatang jenis reptil. Carilah informasi di website atau forum.

Carilah teman sehobi
Mendaftar ke forum hewan peliharaan reptil akan sangat berguna, karena selain anda mendapat banyak teman sehobi, anda juga akan memiliki sumber infomasi yang luas tentang seluk-beluk memelihara reptil. Dari menanyakan pet store terbaik, dokter hewan hingga mencari pasangan ketika musim kawin pet anda tiba. Anda juga bisa bergabung pada club pencinta reptil yang ada dikota anda. Gathering biasanya selalu diadakan secara rutin. Memiliki jaringan yang luas sangat bermanfaat baik bagi anda maupun pet.

Posted in Informasi Umum | 1 Comment »

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
Oct
29

Cara Menjinakkan Ular

Ulaaaarrrrrrrrrr!

Mayoritas orang akan merinding atau bahkan lari tunggang langgang ketika melihat sesosok ular didekatnya. Tapi tidak sedikit juga orang begitu menggandrunginya, dan karena anda membaca artikel ini, anda termasuk salah satunya! Memeliharanya mungkin tidaklah sulit dengan membeli ular yang sudah dijinakan tapi bagaimana dengan menjinakan ular itu sendiri? Pasti anda penasaran bukan?

Memang menjinakan ular tidaklah mudah, tapi bukankah disitu letak tantangannya? Seperti menjinakan hati seseorang yang liar dan buas, menjinakan seekor ular membutuhkan waktu, kesabaran dan ketelatenan.

Lain dengan binatang peliharaan pada umumnya, ular yang masih sangat muda atau bayi malah cenderung lebih galak dan agresif dari pada ular yang sudah agak dewasa. Ini dikarenakan mereka lebih mudah merasa takut dan terancam ketimbang kakak-kakaknya yang sudah lebih kalem.

Tapi anda tidak perlu gusar karena selalu ada jalan menuju ke Roma, disini kami berikan tips dan trik khusus untuk meluluhkan hati si “dia” yang galak.

Langkah-langkah menjinakan Ular:

1. Perhatian: Sebelum mendekati ular apapun, anda harus pastikan hal-hal tersebut dibawah ini:

  • Ular itu tidak berbisa
  • Ukuran ular tidak terlalu besar. Hanya penjinak professional yang sebaiknya menangani ular dengan ukuran sangat besar. Tidak dianjurkan menjinakan ular yang lebih besar dan lebih kuat dari anda karena akan berakibat sangat fatal bila ular balik menyerang anda.
  • Ular telah kenyang alias telah makan dalam waktu dekat. Tapi jangan setelah makan karena ular bisa memuntahkan makanan. Ular memiliki trik pertahanan diri dengan memuntahkan makanannya dikala dia merasa terancam oleh bahaya agar dia dapat berlari lebih kencang ketika perutnya kosong. Sebaiknya tunggu dua hingga empat hari setelah ular makan. Hal ini tergantung besarnya makanan yang ia telan. Ular yang lapar adalah ular yang dalam keadaan marah sehingga ia akan menjadi lebih agresif.
  • Carilah teman jika ular yang anda coba jinakan cukup besar, misalnya melebihi 2 meter. Karena bukanlah hal yang tidak mungkin ular tersebut dapat melilit leher anda. Tapi jika ukuran ular sangat masih kecil dan kekuatannya masih lemah anda bisa melakukannya sendiri.

2. Buat dia merasa senang: Hati yang senang mudah ditaklukan, begitu juga ular. Buatlah ular merasa nyaman dan senang dengan kandangnya.  Letakan kandang pada tempat yang teduh dan alat penghangat seperti lampu atau piringan penghangat dalam kandangnya. Berikan makanan yang sehat dan air yang bersih setiap saat. Jagalah selalu agar ular terhindar dari stress karena akan mempersulit proses penjinakan.

3. Hadir Selalu: Biasakan ular dengan kehandiran anda. Biarkan dia melihat anda lalu lalang atau melakukan kegiatan sehari-hari. Pada awalnya mungkin ular akan mencoba menyerang anda dengan mematuk dinding kaca, tapi secara perlahan  dia akan memahami  bahwa kehadiran anda bukan sebuah ancaman baginya.

4. Dekati si dia dengan percaya diri: Ketika ular sudah terlihat tenang dan terbiasa melihat anda, saatnya untuk mendekati. Seperti halnya mendekati anjing dan kucing, ular akan dapat merasakan ketika anda tidak PeDe atau gugup. Hal tersebut hanya akan membuat si ular juga merasakan hal yang sama. Langkah yang tepat adalah memulai pendekatan anda dengan percaya diri dan tenang. Ularpun akan merasa tenang bersama anda.

5. Hindari sarung tangan dan pengait: Sarung tangan dan pengait mungkin aman untuk anda, tapi dua alat tersebut tidak dapat membantu banyak dalam menjinakan ular. Biarkan tangan anda tergigit sekali dua kali jika ukuran ular anda kecil.

6. Hati-hati dengan wajahnya: Ular sangat sensitif dengan rangsangan yang terjadi didepan wajahnya, jadi hampirilah ular dari belakang atau samping tubuhnya.

7. Jangan di belai: Jablai? Bukanlah keluhan seekor ular. Tidak seperti binatang lainnya yang butuh belaian sebagai perkenalan atau tanda sayang, anda sebaiknya tidak membelai ular yang belum jinak maupun sudah jinak didalam kandangnya.  Ular akan merasa sangat terganggu dan marah dengan belaian yang terus menerus.

7. Anda punya Kuasa: Jangan main colek-colek karena ular bukan binatang pemalu, anda harus menunjukan kekuasaan dan keyakinan diri anda padanya. Ulurkan tangan anda dengan menghadapkan punggung tangan, karena bagian punggung tangan akan lebih sulit untuk digigit ular. Gerakan yang ragu-ragu dan malu-malu ketika hendak mengangkat ular hanya akan mengundang ular untuk menyerang tangan anda. Angkatlah ular dengan cepat tanpa memberinya waktu untuk bereaksi. Jangan angkat pada bagian kepala atau ekor ular, tapi area tengah badannya. Jangan jatuhkan ular ketika ia berontak. Genggamlah dia dengan erat tapi nyaman pada badan ular. Jangan remas badan ular tapi biarkan ular tersebut melilitkan tubuhnya pada lengan anda. Biarkan dia bertengger pada anda sampai tenang.

8. Biarkan dia menari ditubuhmu: Ular akan berusaha melarikan diri dari anda, tapi jangan tahan dia. Biarkan ular menggeliatkan tubuhnya dibadan anda, lingkarkan jemari anda secara relaks ditubuhnya dan jagalah dia agar tidak terjatuh, biarka dia bebas menjalar ditubuh anda. Gerakan tangan anda terus menerus mengikuti irama gerakan tubuh siular. Berhati-hatilah jangan sampai anda menggengamnya terlalu kuat atau terlalu longgar. Ular akan menyadari bahwa anda tidak bermaksud jahat padanya dan ketika dia tidak lagi menganggap anda sebagai ancaman dia akan menjelejahi tubuh anda ketimbang melarikan diri. Jika dia merasa nyaman ada kemungkinan dia akan terdiam dan mematung ditangan anda.

9. Turunkan suhu kandang: Suhu yang tinggi meningkatkan metabolisme ular sehingga ular menjadi lebih aktif. Sangat dianjurkan untuk mengurangi suhu kandang pada masa penjinakan. Berikan ular anda waktu untuk “cool down” atau menurunkan aktivitas tubuh karena ular menjadi kurang agresif ketika suhu tubuhnya menurun.  Matikan penghangat kandang sejam sebelum anda mulai proses penjinakan. Tapi jangan lupa menaikkan suhu kandang kembali ketika selesai karena ular membutuhkan suhu yang tepat untuk mengolah makanan didalam perutnya.

10.Apel rutin: Selayaknya seorang gadis, ular juga butuh apel tanpa absen. Lakukan hal tersebut diatas secara rutin dan sesering mungkin.  Kesabaran adalah kunci utama keberhasilan. Jangan mudah menyerah, yakinlah anda bisa. Ular memiliki volume otak yang terlalu kecil untuk mengenali anda sebagai tuanya. Satu-satunya jalan adalah untuk membuatnya terbiasa dengan anda. Seperti banyak penggemar bilang, “semakin sering digigit semakin gemas.”

Selamat mencoba dan kami yakin anda pasti berhasil!

Posted in Informasi Umum | No Comments »

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...